Aliansi Masyarakat Kaltim Cinta Palestina Suarakan Kemanusiaan, Edukasi, dan Boikot
Samarinda, 19 Oktober 2025 — Ratusan warga Kalimantan Timur berkumpul dalam aksi solidaritas bertajuk “Satu Suara untuk Gaza” sebagai bentuk kepedulian dan protes terhadap genosida yang telah berlangsung selama dua tahun di Palestina. Aksi yang digagas oleh Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur Cinta Palestina ini berlangsung damai, tertib, dan penuh semangat sejak fajar hingga siang hari.
Aksi dimulai dengan konvoi dari Masjid Islamic Center Samarinda menuju Taman Samarendah, titik utama berkumpulnya massa. Dengan penuh antusias, peserta aksi meneriakkan seruan “Free, Free Palestine!”, menyuarakan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza.
Dalam aksi ini, warga tidak hanya hadir untuk bersuara, namun juga berkontribusi nyata melalui penggalangan dana kemanusiaan, penampilan seni, pembacaan puisi, orasi dari berbagai elemen masyarakat, dan edukasi tentang pentingnya boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan pendukung penjajahan.

Kegiatan ini mendapat dukungan luas dari 35 lembaga, komunitas, dan instansi di Kalimantan Timur, di antaranya:
LAZ Rumah Zakat, Damai Aqsha, LAZ DPU, LAZ Dompet Dhuafa, Pusdima Unmul, PIM Kota Samarinda, KAMMI, HMI Unmul, PASKAS Samarinda, Indiva Studio, BEM FIB Unmul, Pusdima Polnes, IWSS Samarinda, MT Nurul ‘Ilmi Sangasanga, JSIT Kaltim, Klinik Ibnu Rusyd, RBS, Sahabat Cendekia, Teras Fiqih, KMM Isfar, Ikma Sultra Kaltim, BEM FISIP UNMUL, Salimah Samarinda, SJP Unmul, SJP Samarinda, KSN Samarinda, BEM FARMASI UNMUL, BEM KM UNMUL, Yayasan Palaran Insan Cendekia, Rumah Qur’an, FSLDK Kaltim, Lentera Circle, Hipmasku, Humanity Care Kaltim, serta Mahasiswa Sebulu–Muara Kaman.
Sejumlah tokoh agama dan perwakilan pemerintah juga turut hadir memberi dukungan moral dan spiritual, serta menyerukan pentingnya solidaritas lintas bangsa terhadap tragedi yang menimpa rakyat Palestina. Aparat kepolisian setempat turut mengawal jalannya aksi, dan memastikan kelancaran serta ketertiban dari awal hingga akhir kegiatan.
“Aksi ini adalah bentuk nyata kepedulian kami. Palestina bukan hanya isu agama, tapi juga isu kemanusiaan. Sudah dua tahun, dan dunia harus terus bersuara,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Aliansi berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat solidaritas di seluruh wilayah Indonesia, serta mengajak masyarakat untuk terus peduli, berdoa, berdonasi, dan melakukan aksi nyata seperti edukasi serta boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan pendukung penjajahan.
